Patroli Indonesia, Makassar – Saat ini Indonesia sedang menggalakkan pembangunan infrastruktur permukiman meliputi ketersediaan layanan akses air minum, sanitasi, pengolahan limbah serta drainase yang terkelola dengan baik. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) melalui Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen menyelenggarakan Pelatihan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan Angkatan I dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM, Sugiyartanto, Selasa (28/09).
Kepala BPSDM Sugiyartanto dalam sambutan pembukaannya menyampaikan, pembangunan infrastruktur permukiman dengan konsep smart living meliputi aspek permukiman layak huni, tahan bencana serta penerapan teknologi dan ramah lingkungan. Dengan pendekatan konsep tersebut, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan layanan permukiman yang layak dan aman serta memberikan manfaat bagi seluruh penduduk guna tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan komponen penting dalam penentuan keberhasilan organisasi untuk mewujudkan visi dan misinya. Pejabat fungsional memiliki peran penting sebagai motor penggerak pembangunan infrastruktur salah satunya infrastruktur permukiman. Sesuai dengan perannya sebagai motor penggerak pembangunan infrastruktur, pejabat fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan harus memiliki kompetensi yang dibutuhkan sesuai jenjangnya, sehingga benar-benar mampu menggerakkan, meningkatkan kuantitas dan kualitas pembangunan infrastruktur permukiman,” jelasnya.
“Untuk mengoptimalkan fungsi dan peran pejabat fungsional khususnya Jabatan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan, diperlukan pembinaan salah satunya dalam pengembangan kompetensi Jabatan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan sehingga memiliki daya saing, berkinerja tinggi dan mampu meningkatkan kinerja pelayanannya,” imbuh Sugiyartanto.
Peserta Pelatihan Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Angkatan I sebanyak 30 orang, yang berasal dari PNS Kementerian PUPR dan Dinas Terkait dari Pemerintah Provinsi dan Kota/Kabupaten. Adapun tenaga Pengajar adalah Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Madya dan Ahli Utama di Lingkungan Kementerian PUPR.
Kurikulum pelatihan sebanyak 45 Jam Pelajaran (JP), diselenggarakan dengan metode Blended Learning dengan rincian : Tahapan Distance Learning melalui Video Conference/Zoom Meeting yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 – 30 September 2021; Tahapan Klasikal di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah VIII Makassar yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 – 7 Oktober 2021. Sebelum dan setelah Pelatihan akan diberikan pretest dan postest secara daring untuk mengukur efektifitas pembelajaran dan peningkatan pengetahuan peserta. (*)












