Disdik Gandeng BRIN di Seminar Pelestarian Sejarah Kake Kita Dulu Ho dan Si – Empat Bibit

Patroliindonesia.com Nias – Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Nias melaksanakan seminar peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi kake kita dulu ho dan si-empat-bibit melalui bidang kebudayaan yang dilaksanakan di gedung Dinas howu howu Rabu, (28/9/22).

Dalam laporan panitia oleh Plt Kadis pendidikan, Tehege Ndraha, S.Pd mengatakan Dasar kegiatan sesuai keputusan Kadis pendidikan Nomor: 431/6018-Bud/2022 tanggal 02/08/2022 tentang pembentukan tim pelaksana peningkatan akses masyarakat terhadap data dan informasi sejarah kake kita dulu ho dan si-empat bibit.

“Tujuan pelaksanaan seminar ini adalah untuk dapat mengetahui informasi sejarah kake kita dulu ho dan si-empat bibit berdasarkan penuturan para tokoh serta pendapat dari penggiat Budaya dan arkeolog untuk menambah wawasan dan pengetahuan sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi generasi sekarang dan yang akan datang.” Lapor Kadis.

Pada sambutan tokoh masyarakat kabupaten Nias Sabayuti Gulo mengatakan kita apresiasi Pemerintah Kabupaten Nias khususnya Dinas pendidikan yang telah menyelenggarakan seminar ini, dimana kegiatan ini kita dapat melestarikan situs-situs sejarah baik itu Sejarah kake kita dulu ho dan juga si-empat bibit yang nantinya bisa disimpulkan dalam sebuah sinopsis buku.” Katanya.

Pada arahan dan bimbingan Bupati Nias mengatakan kegiatan ini sesuai dengan UU nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.

“Seminar penyusunan sinopsis kake kita dulu ho dan si-empat bibit merupakan kegiatan yang patut kita apresiasi bersama, karena ini merupakan kegiatan kolaborasi Dinas pendidikan bidang kebudayaan dengan para tokoh yang menjadi Narasumber dalam penyusunan sinopsis kake kita dulu ho dan si-empat bibit.

Melalui kegiatan ini akan memunculkan pemahaman lebih memdalam mengenai Sejarah perkembangan kake kita dulu ho dan si-empat bibit khususnya di lingkungan masyarakat kabupaten Nias, selain itu demi meningkatkan akses masyarakat terhadap data dan informasi kake kita dulu dan si-empat bibit.

Penyusunan sinopsis ini bertujuan menggali, mengivenventarisasi, mengamankan dan juga menyelamatkan (melestarikan) objek pemajuan kebudayaan berupa tradisi lisan, yang mana hal ini sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.” Ucap Bupati Nias.

Masih lanjut, Bupati Nias mengatakan dalam perkembangannya, tidak bisa dipungkiri bahwa ada berbagai macam versi dari sejarah kake kita dulu ho dan si-empat bibit hal ini dapat kita maklumi karena dulunya penuturan sejarah melalui kake kita dulu dan Juga si-empat bibit.

hanya melalui penuturan Lisan orangtua dari satu generasi ke generasi berikutnya sehingga pemahaman masing-masing berbeda, sesuai dengan siapa dan bagaimana menuturkannya, kita berharap perbedaan-perbedaan ini tidak menjadi pemecah diantara kita semua, oleh karena itu melalui penyusunan sinopsis ini akan semakin mempererat tali silahturahmi dan persaudaran diantara kita semua.” jelasnya.

Yang menjadi Narasumber yakni Pastor Johanes Hammerle dari Museum Pusaka Nias, Dr Ketut Wiradnyana, M.Si Peneliti ahli utama di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Tomson Parningotan Hutasoit Tim ahli cagar Budaya Sumatera Utara sementara peserta seminar Para Kepala Desa, para Camat, Tokoh Masyarakat dan Penggiat Budaya. (GALI ZEBUA).

Pos terkait