MPI, Pohuwato – Bertempat di Hutan Lindung Pohuwato, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, telah dilaksanakan penanaman mangrove oleh Kodim 1313/Pohuwato dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80, yang dipimpin oleh Letkol Inf Madiyan Surya, Hub. Int., M. Han “Dandim 1313/Pohuwato”, 3 Oktober 2025.
Turut hadir dalam acara tersebut:
– AKBP Busroni, S.I.K., M.H., Kapolres Pohuwato
– H. Beni Nento, S.HI., M.SI, Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato
– Rustan Meleng, S.H., MH, Kepala Bidang Pemasyarakatan Kabupaten Pohuwato
– Aditya Wibowo, S.H., Kasubsi I Kejaksaan Negeri Pohuwato
– Sriyono, Kepala KPH3 Kabupaten Pohuwato
– Lettu Inf Arifin, Pasi Ter Dim 1313/Pohuwato
– Lettu Inf Abuthalib, Danramil 1313-01/Paguat
– Ny. Deska Madiyan Surya, Ketua Persit KCK Cab LXIX Kodim 1313/Pohuwato
– Sheren A Pianaung, CSR Officer PGP
– Agus Hulubangga, S.Pd., NL.P, Kepala Desa Palopo
– Anggota Pos TNI AL
– Anggota Polsek Marisa
– Anggota Persit KCK Cab LXIX Kodim 1313/Pohuwato
– Anggota Perhubungan Kabupaten Pohuwato
– Anggota Satpol PP Kabupaten Pohuwato
– Anggota Kehutanan Kabupaten Pohuwato
– Anak-anak Pramuka
– Masyarakat Palopo.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Madiyan Surya, Hub. Int., M. Han (Dandim 1313/Pohuwato) menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk merayakan hari ulang tahun TNI yang ke-80 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pada kesempatan ini, telah disiapkan 500 bibit mangrove yang akan ditanam bersama-sama. Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, serta kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan kesehatan.
Sambutan Bupati Pohuwato yang dibacakan oleh Rustan Meleng, S.H., MH, menekankan bahwa ekosistem mangrove memiliki peran yang sangat penting bagi keseimbangan alam dan kehidupan kita. Mangrove bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi, erosi, dan gelombang. Selain itu, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut, tempat mencari makan, berkembang biak, dan sumber mata pencaharian bagi masyarakat pesisir.
Namun, kita semua menyadari bahwa ekosistem mangrove saat ini menghadapi berbagai ancaman, seperti alih fungsi lahan, pencemaran, dan eksploitasi berlebihan yang telah menyebabkan kerusakan signifikan. Jika kita tidak bertindak sekarang, kerusakan ini akan semakin parah dan berdampak buruk bagi lingkungan serta kehidupan kita. Oleh karena itu, kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu upaya nyata untuk memulihkan dan melestarikan ekosistem mangrove.
Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap pentingnya menjaga kelestarian mangrove. Kami juga menyampaikan bahwa berdasarkan RT RW Kabupaten Pohuwato, kawasan suaka alam berupa cagar alam Kabupaten Pohuwato seluas kurang lebih 39.724 ha terdiri dari Cagar Alam Panua seluas kuramg lebih 36.595 ha dan – Cagar Alam Tanjung Panjang seluas 3.129 ha sedangkan untuk Ekosistem Mangrove seluas kurang lebih 739 ha yang saat ini akan kita tanami.
Kami, sebagai pemerintah Desa Palopo, mengucapkan selamat ulang tahun TNI yang ke-80. TNI tetap jaya. Dalam rangka HUT TNI ke-80, Kodim 1313 Pohuwato bersama Forkopimda melakukan penanaman mangrove di kawasan konservasi Cagar Alam Bumi Panua. Pada kesempatan ini, sebanyak 500 pohon mangrove telah ditanam. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1313 Pohuwato dan seluruh Forkopimda Kabupaten Pohuwato yang telah berpartisipasi dalam penanaman mangrove di Desa Palopo,” kata Kepala Desa Palopo. Red














