MPI, CIAMIS – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat gelar tes wawancara seleksi calon pengawas pemilu Kelurahan/Desa (PKD) di Sekretariat Panwaslu Kecamatan Baregbeg. Namun dalam rekrutmen ini minim calon perempuan.
Komisioner Panwascam Baregbeg melaksanakan tes wawancara selama 2 hari. Peserta, yang ikut dalam seleksi Pengawas Desa sebanyak 25 orang yang sebelumnya lolos seleksi administrasi dari 9 Desa. Namun dari jumlah itu, hanya 6 orang dari kaum perempuan yang ikut. Sedangkan, sisanya 19 orang laki-laki. Minggu, (05/02/23).
Pelantikan PKD Kecamatan Baregbeg sebanyak 9 orang masing masing satu orang satu Desa, yang di hadiri oleh Camat Baregbeg, Danposramil Baregbeg, Kapospol Baregbeg, para Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat, dengan dilantiknya PKD diharapkan PKD tersebut bisa bekerja sesuai regilasi pemilu.
Derry Ridwan Maoshul, Ketua Panwaslu Kecamatan Baregbeg mengatakan bahwa, begitu minim peminat perempuan untuk menjadi pengawas pemilu Desa. Padahal, sosialisasi rekrutmen PKD sudah dilakukan dengan beragam cara.
“Sosialisasi sudah dilakukan di semua media, seperti group WA, Instagram dan Facebook. Kami sebar informasi ke setiap Desa dan memasang banner pada tempat-tempat ramai,” ujarnya.
Sebelumnya, Panwascam Baregbeg menambah waktu pendaftaran seleksi Pengawas Desa. Tujuannya untuk menjaring perempuan yang berminat menjadi pengawas pemilu. Tahap pertama dari tanggal 14 Januari -19 Januari 2023. Kemudian ada perpanjangan lagi dari 24 Januari- 26 Januari 2023.
“Sayangnya penambahan waktu pendaftaran tidak membuat antusiasme pendaftar perempuan bertambah untuk ikut andil menjadi pengawas pemilu,” ucapnya.
Derry menambahkan, Tujuan rekrutmen PKD adalah untuk mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu di tingkat desa. Mengawasi netralitas perangkat desa dan aparat serta mencegah terjadinya politik uang, tandasnya. (Edo)
Editor : Yans












