Kabupaten Tangerang | patroliindonesia.com~
Proyek pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) yang berlokasi di Jalan Raya Curug – Parigi, Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya ( RAB /Spek)
Saat sejumlah awak media mendatangi lokasi Terlihat (minggu 13/02/2022) Beberapa pekerja yang sedang bekerja dalam galian PIPA PDAM,
Menurut tinjauan awak media di ketahui kedalaman dari pipa bawah tanah tersebut diduga tidak sesuai spek,kedalamannya bervariasi ada yang 130 cm ada yang 140 cm, selain kedalamannya bervariasi terlihat para pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri
Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ).

Kami mencoba untuk mewawancarai beberapa pekerja guna mengetahui siapa pelaksananya? Mereka menjawab pengawas bernama Arif.
Hubungi saja pak pak Arif kata pekerja yang sekaligus memberikan kontak telfon kepada awak media patroliindonesia.com
Selanjut nya kami pun berusaha menghubungi Arif namun hingga berita ini tayang telfon tidak di jawab dan beberapa pertanyaan komfir masi kami via WhatsApp pun tidak di respon.
Selanjut nya kami mencoba komfirmasi Kabid Humas PERUMDAM TKR Kab.Tangerang (RIZAL) guna mengetahui lebih lanjut Projek galian pipa bawah tanah tersebut.
Ijin kami konfirmasi beberapa pernyataan ini

Berapa panjang keseluruhan ?
Berapa anggaran yang di gunakan ?
Untuk kedalamnya berapa meter ?
Apa jenis pipa yang digunakan ?
Berapa ukuran pipa yang digunakan ?
Anggaran bersumber darimana ?
Dan Rizal pun menjawab WhatsApp akan mencari info.
Kemudian dia pun (Rizal) mengarahkan agar bertemu dengan pelaksana di lapangan.
“Harusnya ada pelaksana di lapangan, apakah sudah bertemu? ” Kata Rizal menjawab komfirmasi awak media via WhatsApp.
Untuk diketahui, sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), penanaman pipa bawah tanah, untuk kebutuhan Air Bersih (AB) untuk penunjang PDAM itu. Yakni, pipa PVC diameter 200, dengan galian sedalam 150 cm. Sedangkan untuk pipa berdiameter 300, minimal sedalam 180 cm.
Sampai berita ini tayang pihak pengawas proyek belum ada jawaban saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.(Redd.Nsr/Tim)












