Rizal Bawazier Dorong Tanggul Raksasa Segera dibangun di Pantura

MPI,PEKALONGAN – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Badan Otorita Pengelola Pantai Utara (Pantura) Jawa, atau yang juga disebut Badan Otorita Tanggul Laut Jawa. Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan banjir rob dan abrasi yang selama bertahun-tahun melanda kawasan pesisir utara Jawa.

 

Pembentukan badan tersebut juga mendapat pujian dari anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier. Ia menilai, momentum ini harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, terutama pembangunan tanggul laut raksasa.

 

“Saya sangat menyambut baik pembentukan Badan Otorita Pantura oleh Presiden Prabowo. Namun, gerak cepat sangat dibutuhkan agar tanggul raksasa segera dibangun di sepanjang pantai utara, terutama Pemalang, Pekalongan, dan Batang,” ujar Rizal dalam keterangannya yang diterima, Rabu (27/8/2025).

 

Politikus asal daerah pemilihan (dapil) Jateng X itu menegaskan bahwa wilayah pesisir Jawa Tengah, mulai dari Ulujami Pemalang, pesisir Pekalongan, hingga pantai barat Batang, merupakan titik paling rentan terhadap banjir rob.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, banjir rob di kawasan tersebut mengakibatkan ribuan rumah warga terendam, lahan pertanian rusak, hingga aktivitas ekonomi lumpuh. Anak-anak pun kerap kesulitan bersekolah karena akses jalan tergenang air laut.

 

“Warga di Pemalang, Pekalongan, dan Batang sudah sangat membutuhkan segera dibangunnya tanggul raksasa. Tanpa itu, mereka akan terus jadi korban,” kata Rizal.

 

Menurut Rizal, dampak rob tidak hanya dirasakan masyarakat pesisir, tetapi juga sektor industri, perdagangan, dan jalur transportasi nasional yang melintasi Pantura.

 

“Kalau rob terus dibiarkan, kerugian negara akan semakin besar. Pantura adalah jalur vital ekonomi,” tambahnya.

 

Sebagai anggota DPR, Rizal berkomitmen mengawal langsung kinerja Badan Otorita Pantura. Ia memastikan akan mendorong pemerintah pusat agar pembangunan tanggul raksasa memberi prioritas pada wilayah yang paling terdampak.

 

Rizal menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting agar proyek berjalan sesuai harapan. Ia juga berharap keterlibatan swasta dapat mempercepat pembiayaan dan pelaksanaan melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

 

Sebelumnya, pemerintah menyatakan pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di Pantura akan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Selain menahan rob, proyek ini diharapkan membuka kawasan baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

 

Namun, pemerintah menegaskan perlunya tahapan matang, mulai dari kajian teknis, pendanaan, hingga skema kerja sama dengan swasta.

 

“Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Rob datang setiap tahun, dan masyarakat semakin menderita. Maka, gerak cepat adalah kunci,” ucap Rizal.

 

Dengan adanya Badan Otorita Pantura, Rizal optimistis persoalan rob di Jawa Tengah bisa ditangani lebih serius. “Pemerintah pusat sudah ambil langkah tepat. Selanjutnya, yang kita tunggu adalah aksi nyata di lapangan,” pungkasnya.(Mbah Yanto)

Pos terkait