MPI, NIAS – Sebanyak 79 siswa-siswi SMK Negeri 1, bawolato Pendidikan Propinsi Sumatera Utara, mengikuti Ujian Sekolah (US) yang dimulai pada Senin (3/4/2023).
Kepala Sekolah (kasek) SMK Negeri 1 Bawolato, Pisenius Telaumbanua saat dikonfirmasi di Ruang Kerjanya, Jalan arah teluk dalam Km 50 kelurahan Sisarahili, Bawolato. Ia mengatakan, pihaknya sedang melaksanakan Ujian Sekolah kepada para siswa kelas XII.

“Untuk hari ini siswa-siswi SMk Negeri 1 bawolato Kelas XII melaksanakan Ujian Sekolah, ini merupakan ujian akhir bagi anak-anak mengakhiri seluruh kegiatan mereka dari kelas X-XII. Inilah perjuangan akhir dan hasil dari Ujian Sekolah inilah nanti yang menjadi nilai dalam ijazah mereka,” ujar Pisenius Telaumbnua.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah menggelar pembukaan pelaksanaan ujian tersebut dan berharap pada anak-anak supaya sungguh-sungguh menjawab soal.
Karena menurutnya, banyak anak yang mengganggap bahwa nilai itu dibuat oleh guru. “Padahal nilai itu adalah mereka yang menentukan seberapa banyak yang bisa mereka jawab, seberapa benar ujian yang mereka jawab itulah penentunya,” sebutnya.
Ia menuturkan, ujian dilaksanakan selama 7 hari meski harinya berselang. “Hari Senin sampai Kamis mereka ujian, Jumat Paskah dan Sabtu fakultatif, maka kita sambung lagi hari Senin dan Selasa. Enam hari ujiannya tapi berselang dari libur Paskah,” ungkapnya.
Sedangkan mata pelajaran yang diuji yakni, seluruh mata pelajaran karena tidak ada lagi Ujian Nasional (UN) atau Ujian Sekolah Berstandar Nasional.
“Seluruh mata pelajaran, hari ini pandidikan Agama, dan pendidikan kewargaan negara, jurusan ada empat yaitu teknik komputer dan jaringan, teknik audio Video, teknik dan bisnis sepeda motor, perkantoran, semua harus diuji. Karena semua mata pelajaran itu adalah menunjang kelulusan mereka, berbeda dengan USBN dan UN karena Ujian Nasional Bahasa Indonesia dan Tapi, untuk Ujian Sekolah di Kurikulum 2023, semua Mapel wajib diikuti, juga mata pelajaran praktek,” papar dia.
Di samping itu, ia menyebut jumlah siswa/i yang ikut Ujian Sekolah tahun ini ada 79 orang, empat lokal kelas XII,” imbuhnya.
Kemudian, dalam pelaksanaan Ujian Sekolah tahun ini, pihaknya lebih memilih secara manual supaya pelaksanaanya lebih sukses, juga mengingat jaringan di Kepulauan Nias khususnya di Kabupaten Nias. (GL.ZEB)












