Enam Bulan Jabat Kades, Budi Mulyana Fokus Pembangunan Infrastruktur Desa

Patroli-Indonesia.com, Ngamprah, Bandung Barat – Dalam rangka meningkatkan kelancaran akses masyarakat untuk menunjang perekonomian di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pemerintah Desa (Pemdes) Cimanggu fokus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan desa.

Pembangunan tersebut dibiayai oleh Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp.150 juta dengan volume panjang 700 meter dengan lebar 3 meter. Dengan pemberdayaannya yang mengutamakan masyarakat Desa tersebut melakukan Hotmix jalan Desa Cimanggu yang merupakan akses jalan ke Kantor Desa dan tembus ke Desa pasir langu Kecamatan Cisarua.

Saat di wawancara awak media patroli Indonesia Kepala Desa Cimanggu, Budi Mulyana, S.Ap merasa bersyukur bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur di Desa Cimanggu meski baru  menjabat Kades sekitar 6 Bulan.

“Alhamdulillah dengan anggaran dana Desa tahun 2022 kami bisa melaksanakan kegiatan infrastruktur di Desa Cimanggu yang kami alokasikan di RW 08 dan 09 hari ini masih berlangsung pengerjaannya sesuai dengan rencana kegiatan yang sudah kami rencanakan,” katanya, Kamis (21/07/2021).

Menurut Budi, untuk anggaran proyek tersebut pihaknya menganggarkan dari Dana Desa yang 32% sekitar 150 juta Rupiah.

“Anggaran proyek tersebut kami anggarkan dari Dana Desa yang 32%, yang kami alokasikan untuk infrastruktur sekitar Rp.150 juta,” katanya.

Dijelaskan Budi dari anggaran Rp150 juta tersebut rencana awalnya akan diterapkan volume sekitar 500 meter tetapi pihaknya mengupayakan lebih dan respon tanggapan dari masyarakat sangat baik.

“Untuk anggaran Rp150, 000,000 itu dari awal rencananya itu volumenya 500 meter tetapi kami upayakan untuk bisa menjadi 700 meter atau 800 meter,” ungkapnya.

Lanjut Budi, meskipun pengerjaan belum selesai namun Alhamdulillah tanggapan dan respon dari masyarakat cukup baik, karena memang jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Makanya pihaknya berupaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Cimanggu,” jelasnya.

Budi berharap situasi Covid-19 bisa berahir agar pemerintah desa bisa pokus membangun infrastruktur di wilayah Desa Cimanggu masih banyak yang belum di perbaiki sekitar 15 km termasuk jalan lingkungan ditiap RW. Pihaknya juga berharap kedepannya Covid-19 bisa landai dan normal kembali, supaya pemerintahan desa bisa membangun dilingkungan RW yang belum terserap anggarannya.

“Untuk infrastruktur di Desa Cimanggu memang kami sangat repot juga karena ada sekitar 15 km yang belum kami perbaiki. Semoga di anggaran 2022-2023 nanti bisa terrealisasi. Kami berkomitmen bahwa infrastruktur di tahun 2022-2023 akan diselesaikan,” pungkasnya. (Asep Cahyana)

Pos terkait