Kemenhub Segera Bangun Underpass Stasiun Batutulis Bogor Senilai 74 Miliar

Facebooktwitterlinkedinrssyoutubeinstagrammailby feather

Patroli-indonesia.com JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memulai pembangunan underpass dan penataan kawasan Stasiun Batu Tulis, Kota Bogor, Jawa Barat.

Pengerjaan konstruksi underpass dan penataan kawasan Stasiun Batutulis Bogor diperkirakan akan dimulai sekitar akhir November 2022, dengan nilai anggaran sebesar Rp74 miliar.

Bacaan Lainnya

“Pengerjaannya satu paket antara jalur perlintasan langsung (JPL.10) dan penataan Stasiun Batutulis,” kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Bagian Barat, Erni Basri,  seperti dilansir liputan 6, Senin (14/11).

Erni menjelaskan, underpass yang melintasi jalur ganda Bogor-Sukabumi ini akan dibangun di Jalan Batakal, sekitar 100 meter dari perlintasan tidak sebidang yang ada saat ini.

“Jadi underpass itu digeser ke arah Jalan Batakal, lalu memutar lagi ke arah jalur semula atau Jalan Saleh Danasasmita. Dan pada saat pengerjaan tidak akan mengganggu lalu lintas,” kata dia.

Keberadaan underpass ini, kata Erni, untuk mengatasi kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang rel KA di Jalan Saleh Danasasmita.

Selain pembangunan underpass, kawasan Batutulis juga akan ditata untuk kenyamanan calon penumpang kereta api Bogor-Sukabumi. Desain penataan dengan perpaduan gaya modern dan heritage, untuk memberi kesan cantik dan mewah.

Penataan kawasan Stasiun Batutulis meliputi area parkir, penambahan ruang tunggu serta akses keluar masuk penumpang, jalur penyeberangan orang (JPO), dan renovasi bangunan heritage, di mana tempat pertama kali Kepala Stasiun Batutulis berkantor.

“Ada beberapa penambahan bangunan dan renovasi. Dan rencananya bangunan heritage (bekas kantor kepala stasiun) akan diperbaiki tapi dijadikan semacam kafe khusus calon penumpang,” kata dia.

Erni menambahkan dua pekerjaan underpass dan penataan Stasiun Batutulis ini ditargetkan selesai November 2023 mendatang.

“Pekerjaannya selama satu tahun, dan pemenang lelang saat ini sudah teken kontrak. Saat ini sedang persiapan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun sky bridge penghubung Stasiun Bogor dengan Stasiun Paledang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Direncanakan, pembangunan konstruksi jembatan layang tertutup ini akan mulai dikerjakan November 2022, dengan nilai anggaran sebesar Rp 88 miliar.

“Dimulainya bulan November, tahun ini lah. Tapi kita sudah mulai jalan, sudah mulai bongkar-bongkar,” kata Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Erni Basri, di Kota Bogor, Kamis (20/10/2022).

Erni menargetkan jembatan modern sepanjang 400 meter ini rampung pada September 2023 mendatang.

“Sekarang lagi mensinkronkan, dan tadi sudah oke, jadi kita sudah bisa bongkar-bongkar di jalan. Tapi kalau di dalam, teman-teman sudah mulai ngukur-ngukur,” ucapnya.

Nantinya terdapat beberapa gate untuk memudahkan pengguna KA Pangrango dan Commuterline mengakses tempat pemberangkatan kereta, dan di setiap gate tersebut terdapat eskalator, lift, dan tangga untuk turun naik. (As)

Facebooktwitterlinkedinmailby feather
 

Pos terkait