Patroli Indonesia | Cililin, Bandung Barat – Permasalahan lingkungan yang sering dihadapi masyarakat setiap tahun pada musim penghujan adalah banjir.
Pasalnya jelas, jalan lingkungan belum memiliki saluran drainase yang dapat mengalirkan limpasan air hujan dengan baik.
Jalan tanah lingkungan permukiman becek membuat aktivitas warga terhambat dan kurang nyaman untuk dilalui, permasalahan sampah juga menambah kumuhnya lingkungan permukiman tersebut.
Sungai-sungai kecil dan lahan kosong menjadi tempat favorit warga untuk membuang sampah rumah tangga.

Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan dan mendukung “Gerakan 100-0-100”, yaitu 100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.
Salah satunya yang mendapatkan program kotaku dan bisa merealisasikannya dengan baik dan sukses adalah Desa bongas Kecamatan cililin, Kabupaten Bandung barat (KBB).
Kepala Desa bongas sangat tepat membentuk pengurus KSM dan menunjuk Asep nurjaman M.Pd sebagai ketua KSM program kotaku yang di terima Desa bongas yang berjalan dengan sukses.
Dikatakan Asep nurjaman saat di wawancarai awak media patroli Indonesia, jum’at (07/01/2022) beliau sangat kaget saat kepala Desa bongas menunjuknya sebagai ketua KSM dan beliau juga bersyukur bisa melaksanakan tugas bersama pengurus KSM dengan lancar dan sukses.

“Alhamdulillah, Saya selaku ketua KSM 2 telah melaksanakan program kotaku yang di tunjuk oleh pa kades dan sekarang sudah tuntas serta masyarakat sudah merasakan manfaatnya dari program kota ku ini dan sangat antusias sekali dan mudah-mudahan kedepannya ada lagi program kotaku khususnya untuk desa Bongas.” Jelasnya.
“Dan yang lebih penting lagi ucapan terimakasih kepada PUPR dan dari tim yang sudah memberi program kotaku dan mempercayakan kepada Desa Bongas, dan kami selaku KSM untuk melaksanakan kegiatan ini.
Alhamdulillah berjalan dengan lancar, baik dan tidak ada kendala rintangan apapun berjalan lancar dan sukses, semua masyarakat sudah bisa menikmati dan memanfaatkan program kota ku ini, mereka sangat gembira senang dengan adanya kota ku di Desa Bongas,” Ungkapnya.
“Yang dilaksanakan program kotaku itu diantaranya yang pertama kegiatan SAB (sumber air bersih), Drainase juga pembangunan jalan hotmix dengan panjang 218 meter dengan lebar 3 meter dan tingginya 4 cm, dan untuk SAB ada 3 titik berada di Rw 07-Rt 03 satu, di Rt 04 satu, kemudian Rt 02 satu,” terangnya.
Sebagai ketua KSM asep berpesan dan berharap warga masyarakat bisa memelihara dan merawat SAB juga jalan hotmix dari program kota ku itu sendiri.
“Yang saya harapkan untuk masyarakat, setelah dilaksanakan program kotaku ini, mohon dengan sangat supaya di manfaatkan dengan sebaik-baiknya terutama minta di pelihara, karena kalau misalnya ada bantuan-bantuan dari pemerintah kalau tidak di pelihara itu sangat sayang sekali, pemerintah sudah memperhatikan begitu bagus kepada masyarakat tapi kalau di biarkan begitu saja rasanya sia-sia, jadi saya harapkan masyarakat bisa memelihara dan mengurusnya dengan sebaik-baiknya supaya bisa di pakai untuk masa yang akan datang,” harapnya.
“Dan juga saya ucapkan banyak terimakasih kepada ibu iis selaku Dewan Ri dari Gerindra yang sudah memberikan program kotaku ini ke Desa Bongas, Mudah-mudahan ibu di berikan kesehatan panjang umur dan bisa lagi memberikan program kotaku kembali ke Desa Bongas di tahun selanjutnya, alhamdulillah dirasakan oleh kami berikut warga masyarakat sangat bahagia sekali yang di berikan ibu iis ke Desa bongas.” Pungksnya.
Di tempat yang sama Cecep ridwan sebagai KSM yang sukses bisa mengatur anggaran dari program kotaku dengan keterbukaan hingga berjalan sampai selsai dan hasil yang bagus.
“Asalamualaikum warohmatulohi wabarakatuh, kami sebagai bendahara di program kotaku ini yang pertama mengucapkan terimakasih kepada kementerian PUPR dan juga selebihnya berterima kasih kepada tim aspirasi yang telah mengajukan program kota ku ini sehingga desa kami mendapatkan bantuan kotaku yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Cecep.
“Alhamdulillah atas berbagai aspek, berbagai media ataupun yang mendukung dalam kegiatan ini kami ucapkan terimakasih,” kata Cecep.
Menurut Cecep sistem keuangan dari program kotaku itu lewat tranfer dari Bank ke Bank tidak ada yang di kes kan dan sudah ter realisasikan ke tiga pekerjaan.
“Di program kotaku ini alhamdulillah Desa bongas mendapatkan 1 miliyar program kotaku ini dan sudah ter realisasikan kepada 3 pekerjaan, yang pertama SAB, yang ke dua yudit jalan yang ke tiga Hotmix jalan, alhamdulillah sistem daripada keuangan dari kotaku itu yaitu lewat tranfer-tranfer dari Bank ke Bank dari Bank ke matrial juga tranfer tidak ada yang di kes kan, kecuali HOK yang di kes kan yang selebihnya tidak bisa di uangkan melalui tranfer,” terangnya.
Masih kata Cecep semuanya sudah di laksanakan dengan baik termasuk administrasi sudah di salurkan sebagai mana mestinya.
“Alhamdulillah semuanya sudah di LPJ kan atau administrasi nya sudah dijalankan dengan baik dan disalurkan sebagai mana mestinya sesuai juknis yang ada di program kotaku, dan kami jalankan program ini, sesuai arahan-arahan dari pasilitator juga juknis yang dilaksanakan oleh kami,” ujarnya.
“Mudah-mudahan masyarakat mendapatkan manfaatnya dari program kami ini dan mudah-mudahan kami itu tidak ada eksesnya di kemudian hari dan mudah-mudahan program ini berlanjut lagi untuk tahun 2022 karena masyarakat bongas masih membutuhkan dari program ini, belum 100% ,” tandasnya.
Jurnalis: Asep Cahyana
Editor : Ramdhan Maulana
Verifikasi Berita : Ade Mdr (Ade Sapujagat)














