Patroli-Indonesia.com, Ngamprah Bandung Barat – Setelah sekian tahun lamanya tidak melaksanakan upacara Bendera, dikarenakan wabah pandemi Covid-19, Sekolah Menengah Pertama Persatuan Guru Republik Indonesia (SMP PGRI) Ngamprah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali melaksanakan upacara Bendera
Dalam upacara yang digelar di Lapangan sepak bola Desa Sukatani, Senin (18/07/2022) tersebut terlihat semua pengurus juga Guru SMP PGRI Ngamprah beserta siswa-siswinya mengikutinya.
Kepala Sekolah SMP PGRI Ngamprah, Tedy Cahyadiana. SE kepada awak media, mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur bisa melaksanakan upacara bendera lagi bersama seluruh guru juga siswa-siswi setelah sekian lama tidak pernah melaksanakan karena masa Pandemi.
“Syukur Alhamdulillah pada hari Senin ini SMP PGRI Ngamprah bisa melaksanakan upacara bendera lagi. Setelah sekian lama tidak aktif dikarenakan pandemi covid-19. Semoga kedepannya pandemi segera berlalu agar sekolah bisa normal kembali,” ucapnya.

“Alhamdulillah murid baru di sekolah kami sudah mencapai target, buat sekolah kami yang masuk kurang lebih 96 siswa, tetapi sangat di sayangkan ada juga yang membatalkan sebagian harus pindah sekolah dikarenakan keterima di sekolah lain yang menjadi favorit,” tuturnya.
Menurut Tedi, SMP PGRI Ngamprah bisa kembali melaksanakan upacara bendera dengan menerapkan protokol kesehatan, sekaligus membuka kegiatan LPMS SMP PGRI Ngamprah tahun 2022-2023 di lapangan Sukatani.
Diungkapkan Tedi, semenjak ke pemimpinannya, pihak sekolah membebaskan biaya sekolah bagi siswa-siswi dari orang tidak mampu (Kaum Dhuafa) juga yatim-piatu tiap kelas sebanyak 10 orang yang bebas biaya.
“Semenjak jadi kepala sekolah, saya membebaskan pembiayaan untuk siswa putra-putri dari kaum dhuafa, yatim-piatu tidak di pungut biaya. Dari mulai kelas VII ada 10 siswa yang bebas biaya, kelas VIII juga ada 10 orang dan kelas IX juga 10 orang,” katanya.

Tedi berharap, SMP PGRI Ngamprah kedepannya akan menjadi sekolah faforit di Wilayah Ngamprah, terbukti dengan adanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sekarang, hampir sama dengan sekolah negeri. Pihaknya sudah menutup pendaftaran walaupun sekarang ada untuk kelas delapan juga sembilan. Bagi yang ingin bergabung di SMP PGRI Ngamprah, pihaknya masih membuka karena di kelas delapan dan sembilan masih kurang beberapa siswa lagi.
“Kalau untuk kelas VII, saya kira sudah cukup, terimakasih atas kepercayaan Masyarakat Desa Ngamprah, Desa Sukatani, Desa Cimanggu, Desa Kertajaya, Desa Cilame dan Desa Pasir langu Cisarua ada yang mendaftarkan ke SMP PGRI Ngamprah,” ungkapnya.
Tedy juga mengucapkan terimakasih kepada Plt Bupati KBB, Hengky Kurniawan, Kepala Dinas Pendidikan KBB, Ketua PGRI KBB, Pak Asep Dendi, M.Pd., Ketua YPLP, H Tata Suryadi M.Pd. yang selalu memberi suport juga motivasi kepada semua pengurus SMP PGRI Ngamprah.
“Atas kunjungan orang-orang penting ke sini, Alhamdulillah SMP PGRI Ngamprah di mata masyarakat semakin di percaya dan bertambah banyak masyarakat yang menitipkan anaknya di sini. Saya selaku Kepala sekolah siap untuk menjalankan amanat kepercayaan dari masyarakat dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Asep Cahyana)












